Prodi Magister KPI FDK UIN Sunan Kalijaga Perkuat Literasi Media Sosial Pemuda
Foto bersama Fasilitator dan Peserta setelah Kegiatan
Prodi Magister KPI FDK UIN Sunan Kalijaga Perkuat Literasi Media Sosial Pemuda Panggungharjo
BANTUL.Program Studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mendorong penguatan literasi media sosial di kalangan pemuda Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Penguatan literasi tersebut dilakukan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) pada 8 September 2026. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pemuda dalam memahami dan menggunakan media sosial secara kritis, etis, aman, dan produktif.
Kegiatan dihadiri Lurah Panggungharjo Ari Suryanto, Dukuh Jaranan Panggungharjo Fendika Nurjayanto Yudatama, serta Ketua RT 05 Gesikan Panggungharjo Sudaryanto.Dari UIN Sunan Kalijaga, hadir Ketua dan Sekretaris Prodi Magister KPI, Dr. Abdul Rozak, M.Pd., dan Dr. Khadiq, M.Hum. Kegiatan juga melibatkan tim peneliti yang terdiri atas empat mahasiswa Magister KPI serta para pemuda Panggungharjo sebagai peserta.
Pemuda aktif menggunakan media sosial
Hasil penelitian yang dilakukan tim menunjukkan bahwa aktivis organisasi kepemudaan di Kalurahan Panggungharjo tergolong aktif menggunakan media sosial. Namun, penggunaan tersebut masih membutuhkan penguatan literasi pada sejumlah aspek.Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain manajemen waktu penggunaan media sosial, kesehatan mental, etika komunikasi, keamanan data pribadi, serta kemampuan mengenali hoaks dan disinformasi.Temuan tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan penguatan literasi media sosial dengan melibatkan pemuda sebagai bagian dari proses penelitian sekaligus penerima manfaat kegiatan.Pendekatan PAR digunakan untuk menempatkan masyarakat, khususnya pemuda, tidak hanya sebagai objek penelitian, tetapi juga sebagai pihak yang terlibat dalam mengidentifikasi persoalan dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.
Pemahaman literasi digital meningkat
Evaluasi melalui post-test menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan pemahaman peserta terhadap sejumlah aspek literasi digital.Peningkatan terutama terlihat dalam pemahaman mengenai verifikasi informasi, keamanan data pribadi, etika berkomunikasi di media sosial, serta pengelolaan penggunaan media sosial.
Meski demikian, hasil evaluasi juga menunjukkan masih adanya aspek yang perlu diperkuat. Peserta masih membutuhkan peningkatan kemampuan dalam mengenali sumber yang dapat digunakan untuk melakukan verifikasi informasi serta membedakan fakta dan opini.Temuan tersebut menunjukkan bahwa penguatan literasi media sosial tidak cukup hanya dengan meningkatkan kemampuan menggunakan platform digital. Pemuda juga perlu memiliki kemampuan untuk menilai informasi, menjaga keamanan data pribadi, serta mempertimbangkan etika dalam berkomunikasi di ruang digital.Melalui kegiatan tersebut, Prodi Magister KPI UIN Sunan Kalijaga berharap penguatan literasi media sosial dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pemuda Panggungharjo dalam menghadapi perkembangan lingkungan digital secara lebih kritis dan bertanggung jawab. (Choir)